Brimob Joget India Tak Perlu Diberi Sanksi

Selasa, 5 April 2011 10:22 wib
Anggota Brimob Polda Gorontalo lipsing dan joget India. (Dok: Youtube)
Anggota Brimob Polda Gorontalo lipsing dan joget India. (Dok: Youtube)
JAKARTA - Aksi joget India anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru, yang diunggah ke Youtube menuai komentar beragam dari publik. Banyak dukungan dan kecaman yang mengalir dalam waktu hampir bersamaan.

Komentar dari Polda Gorontalo misalnya. Mereka menyayangkan aksi tersebut karena dianggap tidak etis. Sebab aksi joget dan lipsing lagu India itu dilakukan di saat bertugas dan memakai seragam Polri.

“Kalau berdasarkan asas ketidakpatutan memang tak patut, meski masih dapat diperdebatkan,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada okezone di Jakarta, Selasa (5/4/2011).

“Jadi tidak perlu dikasih sanksi apa-apa, itu cuma pelarian dari kejenuhan saat bertugas,” imbuhnya.

Aksi Briptu Norman direkam dalam video berdurasi 6 menit 30 detik berjudul Polisi Gorontalo Menggila. Dalam video tersebut diperlihatkan tingkah lucu Briptu Norman Kamaru saat lipsing lagu India sambil menari menggunakan badan dan tangannya.

Dalam video yang direkam saat piket ini, Norman juga berusaha menggoda rekannya. Namun tidak dihiraukan.Norman melipsing lagu Chaiya-Chaiya yang dibawakan aktor India Shah Rukh Khan.

Video tersebut menjadi heboh setelah diunggah ke Youtube enam hari lalu. Sejak itu, video langsung meledak dan menjadi pembicaraan di dunia maya serta warga Gorontalo.

Hingga Selasa 5 April pukul 05.15 WIB, video lipsing Briptu Norman sudah ditonton 141,293 orang. Rata-rata penonton meninggalkan komentar positif usai menyaksikan aksi lucu Briptu Norman. “Itu persoalan kecil, tapi yang kami sayangkan kenapa videonya di upload ke Youtube,” tandas Neta.
(ful)

liat juga videonya deh,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar