Psikolog: Anggota DPR Alami Pergeseran Prilaku

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Para wakil rakyat di Senayan terus mendapat sorotan publik, Setelah mendapat kritik dari publik lantaran ngotot membangun gedung baru DPR yang menelan anggaran Rp1,3 Triliun dan kunjungan kerja ke luar negeri yang menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah, kali ini DPR kembali diterpa isu miring. Salah satu anggotanya dikabarkan tertangkap tengah mabuk di klub malam.

Psikolog, Dadang Hawari menilai adanya pergeseran perilaku pada para anggota dewan yang berkantor di Senayan tersebut.

"Ini sebetulnya perilaku yang tidak pantas dilakukan oleh seorang anggota DPR. Seharusnya mereka tidak menjadi anggota DPR bila berperilaku seperti itu. Anggota DPR itu tidak melakukan mabuk-mabukan, tidak korupsi, main judi, tidak pelacuran," ujar Dadang saat berbincang dengan okezone, Sabtu (7/5/2011).

Menurut Dadang perilaku anggota dewan seperti itu dianggap menyimpang dan menyalahgunakan makna tren modern. Bila sebelumnya mereka hanya rakyat biasa, lalu setelah bekerja di parlemen justru mengikuti pergaulan atau tren gaya hidup kota megapolitan

"Mengikuti tren modern tapi salah jatuhnya menyimpang, sehingga tidak pantas dilihat sebagai anggota dewan," tuturnya

Selain karena pengaruh lingkungan pekerjaan, perilaku anggota dewan yang menyimpang tersebut juga dipengaruhi oleh pribadi yang bersangkutan. "Dari diri pribadi sendiri juga memengaruhi," kata Dadang.
(ful)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar