Ilustrasi. (Foto: Corbis)
SALAH satu tantangan menjadi mahasiswa adalah bangun pagi dan mengikuti kelas pagi. Memang ada beberapa kampus yang mengadakan kuliah siang dan sore. Namun ini tidak menjadi alasan untuk para mahasiswa, tidur dan bangun sesuka hati.
Pasalnya, kurang tidur merupakan keluhan terbesar mahasiswa. Kondisi seperti ini membuat mahasiswa mengantuk di kelas dan pada akhirnya akan memengaruhi performa akademis. Lantas, sebaiknya berapa jam waktu tidur seorang mahasiswa?
Sudah lama diyakini bahwa waktu tidur ideal adalah tujuh hingga delapan jam. Namun pada kenyataannya, ini semua tergantung pada individu. Ada beberapa individu yang cukup tidur lima hingga enam jam, sementara yang lain memerlukan delapan jam. Intinya adalah menemukan keseimbangan, tapi tidak kekurangan atau kelebihan waktu tidur.
“Rata-rata kebutuhan tidur mahasiswa adalah delapan jam, sementara kenyataannya, mayoritas mahasiswa tidur kurang atau lebih satu jam dari rata-rata,” demikian pernyataan Stanford University, seperti dikutip dari Campusgrotto, Rabu (25/5/2011).
Padahal, tidur dengan waktu ideal sangat bermanfaat. Peneliti dari UC Berkeley, Amerika Serikat menemukan, ketika tidur manusia meningkatkan kemampuan untuk belajar. Hal ini terjadi sebelum tidur memasuki tahap terdalam, NREM dan pusat dari mimpi, REM.
Padahal, tidur dengan waktu ideal sangat bermanfaat. Peneliti dari UC Berkeley, Amerika Serikat menemukan, ketika tidur manusia meningkatkan kemampuan untuk belajar. Hal ini terjadi sebelum tidur memasuki tahap terdalam, NREM dan pusat dari mimpi, REM.
“Waktu tidur yang kaya terjadi pada paruh kedua malam, jadi jika Anda tidur enam jam atau kurang, Anda memotongnya,” ujar pemimpin penelitian, Bryce Mander.
Para peneliti mengatakan, bukti bahwa gelombang otak selama akhir dari periode tidur mendukung kemampuan manusia untuk menyimpan memori. “Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia tidak hanya membutuhkan tidur setelah belajar untuk mengkonsolidasikan apa yang telah dipelajari, tapi juga perlu tidur sebelum belajar, sehingga manusia dapat mengisi ulang dan menyerap informasi baru di hari berikutnya,” jelasnya.
Tidur tidak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga dapat membuat lebih pintar. Semakin banyak waktu untuk terjaga, semakin lambat pikiran.
(rhs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar