Cincau Hitam, Segar dan Sehat Untuk Berbuka


Apa menu buka puasa Anda hari ini? Kurma? Kolak?
Bagaimana dengan cincau hitam? Sudah mencobanya? Teksturnya yang kenyal dan lembut banyak disukai orang. Cincau hitam tak hanya dapat diolah menjadi minuman segar, tapi juga menyehatkan.
Meski terlihat sepele, cincau hitam adalah makanan tradisional yang terbuat dari ekstrak daun cincau. Umumnya dijual di pasar tradisional sampai di pasar swalayan. Awalnya tanaman cincau berasal dari Asia, India, Birma, Indocina, Philipina dan Indonesia.

Khasiat

Masyarakat Indonesia secara tradisional percaya bahwa cincau hitam dapat menjadi penurun panas, obat demam, obat mual, obat diare,  obat batuk, mencegah gangguan pencernaan dan menurunkan tekanan darah tinggi.
Kandungan antioksidan cincau hitam cukup tinggi, bahkan melebihi kandungan antioksidan dalam vitamin E. Penelitian Yen dkk (2000) menunjukkan bahwa adanya komponen aktif polifenol dalam cincau hitam dapat mencegah kerusakan DNA pada limfosit manusia yang terkena radikal bebas.
Cincau hitam mengandung serat larut air (soluble dietary fiber) yang di dalam tubuh dapat mengikat kadar gula dan lemak atau kolesterol. Karena itu, cincau hitam dapat mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, serta penyakit kardiovaskular lainnya. Hmm..

Bahan-bahan dan proses pembuatan

Cincau hitam terbuat dari daun janggelan. Daun ini mengandung nilai gizi yang cukup baik terutama dari segi kandungan mineral dan vitaminnya. Setelah diolah menjadi cincau hitam, kandungan gizinya menurun.  Namun, karena saat pembuatannya ditambahkan mineral dan pati tapioka, cincau memiliki kandungan mineral dan sedikit karbohidrat. Cincau yang rendah energi ini banyak dikonsumsi untuk diet.

Selain tanaman janggelan dan pati tapioka, bahan-bahan lain yang diperlukan untuk membuat cincau hitam adalah air dan abu “Qi”. Abu “Qi” adalah istilah yang merujuk pada zat berupa kristal cokelat yang digunakan untuk memperkeras tekstur gel yang dihasilkan dalam proses pembuatan cincau. Komponen Abu “Qi” mengandung mineral seperti natrium, fosfor, kalium, magnesium, besi, mangan, tembaga, seng, dan lain sebagainya.

Cincau dibuat dengan mendidihkan tanaman janggelan kering yang telah dicampur dengan abu “Qi” dan air. Setelah dingin, lalu disaring hingga didapatkan ekstraknya. Kemudian, ekstrak tersebut ditambah air dan tepung tapioka, dan dimasak. Selama dimasak, adonan diaduk terus-menerus agar gel yang terbentuk selama gelatinisasi akan pecah lagi. Setelah selesai, adonan cincau dapat dituang ke wadah pencetak.



1 komentar:

  1. kami menyediakan bahan baku cincau hitam kering , kemasan sudah ball prees , kualitas eksport harga lokal, berminat untuk bekerja sama hubungi kami d blateromegasukses@gmail.com. hp 082227069176

    BalasHapus